Data buku:

Judul asli : Idols of the Tribe: Group Identity and Political Change
Pengarang : Harold R. Isaacs
Penerbit : Yayasan Obor Indonesia
Tahun terbit : Agustus 1993
Cetakan ke : 1
Tebal :xviii + 300 hlm.; 21 cm.

Pemujaan terhadap Kelompok Etnis merupakan pemacu kepentingan bangsa atau suku yang terus mendesak sebagai kekuatan untuk membangun bangsa maupun mencerai-beraikannya, namun juga merupakan suatu karya sastra, disusun oleh sejarawan berdasarkan pengetahuan orang lain. Harold R. Isaacs dalam buku ini menyisihkan beberapa pokok dalam membentuk identitas kelompok, tubuh, nama, bahasa, sejarah asal-usul, agama, dan kebangsaan. Pokok-pokok ini merupakan unsur dinamis yang melebur bersama, namun memiliki kemungkinan menciptakan pluralisme baru. Survei yang dilakukan oleh Isaacs mengenai pluralisme global ini sangat besar bantuannya dalam memperluas perspektif kita, dan sebaiknya perlu dibaca oleh siapa pun yang peduli tentang pembentukkan kesukuan di Amerika.

Selagi keliling dunia dan khusus menulis tentang Asia, Isaacs memberikan peringatan dini tentang perkembangan kekuatan-kekuatan nasionalisme yang tumbuh dan menyiapkan diri untuk mengubah dimensi politik dunia. Bersamaan dengan itu, dia melihat di balik kepandaian berbicara tentang kaum nasionalis itu, juga tentang meningkatnya ketegangan seputar masalah agama, bangsa, suku bangsa dan daerah. Ketika ia beralih profesi sebagai seorang guru besar yang penuh minat, ia mengarahkan perhatiannya untuk mengetahui, mengapa kesukuan dalam segala bentuk variasinya tidak hanya bertahan, namun juga merupakan suatu tangga baru yang tumbuh untuk membuka ajaran baru. Pada saat para cendekiawan merasa optimis bahwa agama, ras, dan suku bangsa akan segera kehilangan kekuatannya untuk menghalangi pencerahan dan kemajuan, Isaacs dengan keras kepala bersikeras pada pendiriannya bahwa “para penguasa akan malu”, karena sentimen-sentimen primordial yang sejak semula telah ada akan selamanya tetap bertahan dan bahwa identitas kelompok baru akan mengguncang poltik dunia justru ketika teknologi baru berkembang dan mengakibatkan segala bentuk kekerasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.